Sunday, May 28, 2017

a book can tell you a lot about something ... part 2 (hector and the secret of love)


baca buku merupakan keseharian yang saya lakukan, dan saya senang mengambil beberapa part penting untuk di tuliskan kembali di blog ini. berikut saya kutip dari buku hector and the secret of love




Benih nomer 1
Cinta yang sempurna tidak akan pernah diisi pertengkaran
Benih nomor 2
Terkadang kita sering betengkar dengan orang yang paling kita cintai
Benih nomor 3
“ kita tidak bisa memenangi cinta seseorang tanpa sebuah pertarungan
Benih nomor 4.
Cinta sejati adalah ketidak-inginan untuk bersikap tidak setia”
Benih nomor 5.
cinta sejati adalah tidak berbuat serong (walaupun saat kita menginginkannya)”
Benih nomor 6.
”Cinta sejati adalah selalu merasakan apa yang diinginkan oleh kekasihnya”
Benih nomor 7.
“cinta memang indah saat sang kekasih bisa merasakan apa yang kita inginkan, tetapi kita semestinya juga bisa membantu mereka dengan mengungkapkan hasrat kita”
Benih nomor 8.
“gairah adalah bagian penting dari cinta, yang diputuskannya tidak berlaku bagi semua orang atau untuk sepanjang waktu
Benih nomor 9.
“ membutuhkan orang lain adalah pertanda cinta”
Benih nomor 10.
”gairah pria dapat menciptakan banyak neraka”
Benih nomor 11.
” Cinta dan kecemburuan saling beriringan”
Benih nomor 12.
“gairah memudar setelah dua tau tiga tahun hidup bersama”
Benih nomor 13.
“ gairah dalam cinta bisa sangat tidak stabil”
Benih nomor 14.
“ perempuan selalu senang memimpikan tentang cinta, meskipun mereka sudah jatuh cinta pada seseorang”
Benih nomor 15.
”Dalam cinta, kalau kita benar benanr tahu apa yang dikatakan pasangan, mungkin kita tak akan memahami mereka sama sekali”
Benih nomor 16.
“kecemburuan tidak terpisahkan dari gairah”
Benih nomor 17.
”kecemburuan adalah tanda kelekatan”
Benih nomor 18.
”cinta berarti langsung meraskan ketika psanganya tidak baagia”
Benih nomor 19.
“ mungkinkah cinta merupakan kombinasi dari kepentingan pribadi dan emosi?”
Benih nomor 20.
“ cinta berarti masih melihat keindahan pasangan meski tak lagi terlihat oleh orang lain”
Benih nomor 21.
“cinta akan membuktikan dirinya sendiri ketika diuji”
Benih nomor22.
“cinta adalah tersenyum saat kita saling jumpa”
Benih nomor 23.
“cinta itu ibarat pintu putar. Kita berputar putar, tapi kita tidak akan pernah bisa mengejar satu sama lain”
Benih nomor 24.
“tidak ada yang mampu meredakan derita akibat cinta lebih baik daripada memfokuskan diri pada sebuah tugas”
Benih nomor 25.
“ cinta adalah kemampuan untuk bermimpi sekaligus mengetahui saatnya untuk berhenti bermimpi”
Benih nomor 26.
“ cinta adalah menolak godaan”

a book can tell you a lot about something ... part1


Hector and the secrets of love

        Dua hari terakhir ini saya sedang membaca buku ini, buku ini adalah tulisan dari Francois Lelord, seorang psikiatris. Sudut pandang nya sebagai orang ketiga sungguh mudah dipahami, terutama karena francois adalah seorang psikiater yang memang sehari hari memahami pola pikir pasien. Ini adalah buku ke dua yang saya baca, buku pertamanya berjudul “Hector and the search for happiness” dan sangat menyenangkan juga untuk dibaca. Ini adalah beberapa hal yang saya sadur langsung dari buku ini.
Francois tua memandang ke arah lautan selagi berbicara, seakan akan pemandangan laut itu menggugahnya. Dan semua orang menyeimak dalam keheningan mpenuh.
“Cinta” katanya,  adalah penyakit bagi tubuh yang dibiarkan oleh pikiran”. Bukan kata kataku sayangnya. Cinta jelas memberikan kesenangan terbesar kepada kita, walau kata itu kurang tepat. Boleh dibilang, ekstasi terhebat kita. Tarikan kapada yang lain itu, momen saat impian kita menjadi nyata, lipahan karunia ketika kita akhirnya memikirkan seseorang yang lain di luar dari diri kita sendiri, pertemuan tubuh yang menjadikan kita abadi, setidakya selama sesaat, proses trasformasi sehari hari ditengah kehadiran orang yang mencintai, ah ....  ketika wajah mereka terukir dihari kita, kecuali terkadang....” dia mendesah. “Cinta menghadirkan derita, lautan derita ... cinta yang ditolak, cinta yang terlalu banyak, cinta yang terlalu sedikit, cinta yang mati, astaga ... 

Apa yang tersisa dari percintaan kita dahulu?
Apa yang tersisa dari hari hari cerah itu...
Kegembiraanyang pudar dan rambut yang tersibak angin
Kecupan curi curi dan belaian
Apa yang tersisa dari cinta yang kita kenal
Kumohon sampaikan padaku sekarang...”



Saturday, December 24, 2016

Perbedaan mendasar rumah makan, kantin, dan restoran

Dalam beberapa tahun belakangan saya lumayan sering melakukan perjalanan,  baik on budget,  maupun on luxury travel (yaelah cuma sekali doank perasaan). Ada banyak hal yang menggelitik dan membuat saya mengklasifikasikan hal hal yg saya lihat.  Misalnya tentang tempat makan.  Oh iya tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman saya saja ya,  tidak ada referensi dari sumber terkenal dan terpercaya,  pure cuma pengalaman saya aja. 

1. Rumah makan. 
Ketika mendengar kata rumah makan,  hal pertama yang ada di pikiran saya adalah jumlah makanan nya yg besar dan porsi wareg (kenyang sampe mau muntah). dari sekian puluh kali makan di tempat bertajuk "rumah makan" dari awalnya saja sudah jelas bahwa ini adalah tempat orang makan sampe kenyang,  dengan porsi besar,  tempat yg tidak terlalu bersih,  makanan yg rasanya menengah (not good,  but not bad),  sampai jumlah pengunjung yang biasanya membludak karena memang biasanya rumah makan terkenal murah.  Nah dari sekian banyak tempat yg saya datangi,  rumah makan biasanya berlokasi di daerah2 yg ramai kendaraan,  misalnya dekat pelabuhan,  tempat peristirahatan bis,  kadang di dekat stasiun,  soal harga juga menengah. 

2. Kantin
Lain rumah makan,  lain lagi kantin.  Menurut saya kantin adalah julukan buat rumah makan kecil,  biasanya terletak di sekolah,  rumah sakit,  atau tempat public lainnya,  misal kantor atau perusahaan. Rasa makanan yg ditawarkan beragam,  cenderung biasa saja.  Makanan beragam juga tergantung mau jualan apa.  Soal harga bisa murah sampai mahal,  tergantung dari jumlah pengunjung dan siapakah pengunjung nya.  Biasanya kantin sekolah ya murah.  Hhaaa

3. Restoran
Jelas ya kalau restoran adalah rumah makan versi elit.  porsi yang disajikan biasanya menengah tidak bikin kenyang (kalo buat saya sih), harga menengah ke atas untuk makanan sekelasnya,  rasa sangat bervariasi bisa biasa aja bisa enak banget. Kebersihan restoran biasanya sangat dijaga karena pengunjung nya pun biasanya bermobil. Kalo saya sih sekelas warteg atau rumah makan aja.  Kalo makan di restoran bisa diare dan panas dingin.  Diare karena gak biasa makan enak, panas dingin karena bingung gimana bayarnya.  Hahahhaa
Kalo restoran lokasinya bisa dimana aja,  di tempat wisata,  di tengah public,  di bandara dll. 

Setiap orang bisa mengklaim nama apapun untuk tempat makan yg dia buat.  Soal harga dan rasa relatif.  Namanya juga tulisan subjektif yg gak ada juntrungannya.  Hhaaa 😂

Semoga bermanfaat.  Ciaoo

Thursday, December 15, 2016

End of 2016

2016 almost end, but i havent posted anything useful lately.  Buts its ok. Soon i post new story that i never posted.

Sunday, August 7, 2016

Searching for

7 Augustus 2016.

Here i am, sitting on the yatch. Watching the waves roll over, feel the waves with alot of things to thinking. Far over, there are ternate, tidore, maitara, hiri, standing with its greatness. The skys already turn to red, even when the sun is hiding back the mountain it still create magic color of the sky this evening. Orange red purple in cloudy sky, its just another perfect evening for me.

Actually i often going to the harbour near my home, just to sitting waiting for sunset, thinking everything. What am i gonna do later, what am i gonna eat tonight, what am i searching for, what i gonna do after all this intern thing, someday i swam or someday i just want to feel wind on my skin, waiting the sunset, and enjoy the moment.

I realize that nothing is yours permanently so, i rather be enjoy everyting while it happen right?

Lately i sat here, hearing some good music, and start to thinking, i am going this far, what am i searching for?? Then suddenly i remember something from the book i read few month ago

"more important than what we are searching for is, what are we avoiding" 

What am i searching for? Happiness? Peace? Acceptance? Or just proving my self that i can do something that i think i cant do?

Its more important to answer what is actually am i avoiding back there?

Maybe i already know what am i avoding for back there, im just not ready to face the truth.

Everybody is a liar, especially to their own heart.

Friday, July 29, 2016

Am I?

here we go again, after long time not writing or talking here, i just feel like that i have no one to talk. so im back writing here again. 

for a couple days i have been through a lot of idea that im not a good friends, 
1. im not asking how my friends going?
2. im not asking how their situation there
3. i even start thinking to skip my friends wedding, oh please  i just cant hold that thought. 

someday i thought about, who the f*ck need friends to be happy, you have to be happy with your self, but now i start thinking that, the best memory in our live is always with someone else, even while eating pizza with someone else, its perfect. 

today one of my friend "who used to call us" best friend by his own, get married, and he didnt even told me that he is getting married, so thats what makes me feel like i am such a bad friend. its ok, im still happy about him and her. im not supposed to be dissapointed because that i dont think that we're close enough. so i am continuing my life as i used to be. single, alone and independent

perhaps the heaviest thing that we carrie in our life is our feeling, and our relationships, and our friendships. so let it go, because moving is living. 

Saturday, July 11, 2015

At The End

Pada akhirnya, orang orang yang selalu membuat orang lain tertawa sering kali ternyata merupakan orang paling menyedihkan hidupnya. 

Sunset in airport

Yogyakarta, 12 agustus 2017 So this is the end of my (another) journey Selalu ada alasan mengapa seseorang bepergian. Sering kali un...