Sunday, May 28, 2017

a book can tell you a lot about something ... part1


Hector and the secrets of love

        Dua hari terakhir ini saya sedang membaca buku ini, buku ini adalah tulisan dari Francois Lelord, seorang psikiatris. Sudut pandang nya sebagai orang ketiga sungguh mudah dipahami, terutama karena francois adalah seorang psikiater yang memang sehari hari memahami pola pikir pasien. Ini adalah buku ke dua yang saya baca, buku pertamanya berjudul “Hector and the search for happiness” dan sangat menyenangkan juga untuk dibaca. Ini adalah beberapa hal yang saya sadur langsung dari buku ini.
Francois tua memandang ke arah lautan selagi berbicara, seakan akan pemandangan laut itu menggugahnya. Dan semua orang menyeimak dalam keheningan mpenuh.
“Cinta” katanya,  adalah penyakit bagi tubuh yang dibiarkan oleh pikiran”. Bukan kata kataku sayangnya. Cinta jelas memberikan kesenangan terbesar kepada kita, walau kata itu kurang tepat. Boleh dibilang, ekstasi terhebat kita. Tarikan kapada yang lain itu, momen saat impian kita menjadi nyata, lipahan karunia ketika kita akhirnya memikirkan seseorang yang lain di luar dari diri kita sendiri, pertemuan tubuh yang menjadikan kita abadi, setidakya selama sesaat, proses trasformasi sehari hari ditengah kehadiran orang yang mencintai, ah ....  ketika wajah mereka terukir dihari kita, kecuali terkadang....” dia mendesah. “Cinta menghadirkan derita, lautan derita ... cinta yang ditolak, cinta yang terlalu banyak, cinta yang terlalu sedikit, cinta yang mati, astaga ... 

Apa yang tersisa dari percintaan kita dahulu?
Apa yang tersisa dari hari hari cerah itu...
Kegembiraanyang pudar dan rambut yang tersibak angin
Kecupan curi curi dan belaian
Apa yang tersisa dari cinta yang kita kenal
Kumohon sampaikan padaku sekarang...”



Sunset in airport

Yogyakarta, 12 agustus 2017 So this is the end of my (another) journey Selalu ada alasan mengapa seseorang bepergian. Sering kali un...