Monday, January 25, 2010

thank you UGM

Reagan Resadita
medical faculty of Gadjah Mada University

its my second posting here

sekalian mau cerita
sempat terfikir dalam batin saya perkataan ini

Hidup itu sulit.
Hidup menghabiskan banyak waktu,
semua akhir minggu,
dan
apa yg kau dapat pda akhirnya??
KEMATIAN.....
Hadiah yang hebat.
Kurasa daur kehidupan itu terbalik,
kau mestinya mati dulu, singkirkan dulu hal itu,
lalu tinggal 20 thn di rmh jompo.
Kau diusir kalau sudah terlalu muda,
kau mendapat jam emas lalu bekerja 40 tahun sampai kau cukup muda untuk pensiun.
Kau kuliah, kau berpesta pora sampai kau siap untuk masa SMA,
kau jadi remaja, kau bermain, kau tak punya tanggung jawab.
Kau jadi anak kecil, kau kembali kerahim,
melewati 9 bln terakhr melayang2, dan kau berakhir sebagai sinar dimata seseorang.

tapi apa? semua itu hanya khayalan. lain halnya denga UGM yang merupakan impan, ya impian semua anak indonesia untuk mengeyam pendidikan terbaik dari dosen dosen terbaik di UNIVERSITAS TERBAIK di Indonesia. Impian itu bisa saja terwujud, dengan kerja keras dan doa. sepert halnya yang saya alami.. bisa di terima di fakultas kedokteran UGM melalui UTUL dengan biaya yang minimal. merupakan dambaan semua anak pada usia saya. sempat terfikir kenapa allah memilihkan saya mengenyam pendidikan di UGM. dalam satu semester ini hampir terjawab seluruh pertanyaan saya.

pertama bahwa UGM adalah universitas terbaik di indonesia, lingkungan belajar yang tercipta disini sangat nyaman berbeda dengan univerditas lain, UGM memiliki atmosfir trsendiri yang mendorong mahasiswanya untuk belajar lebih banyak itu yang saya rasaka. dari ospek susulan ini sangat terasa bahawa tujuan disini bukan sebagai sarana perpeloncoan tapi lebih ke pada membangun personality, integritas, dan profesionalisme serta meningkatkan rasa humanisme pribadi yang dicetak UGM.

kedua lingkungan sosial di UGM sangat mendukung sarana pembelajaran yang ada disini, orangnya ramah, dosennya asik, dan teman teman nya berasal dari berbagai suku diindonesi. memang pada dasarnya saya senang berteman jadi hidup di sini sangat menyenangkan dan mudah memiliki banyak teman. fasilitas yang dmiliki ugm juga sangat mendukung sarana pembelaajaran. terutama di fakultas kedokteran yang saya rasakan fasilitas laboratorium yang memadai, prasarana yang memudahkan.

terakhir dari saya.. ternyata UGM tidak hanya membentuk seorang ilmuan yang memiliki keilmuan tinggi, UGM mencptakan cendikiawaan yang agamis, peduli sosial, dan profesional. itu yang saya lihat dan sayya rasakan. semoga saya pun bisa menjadi orang yang seperti itu, be humanist be profesional.

thanks for UGM which accept me as a student here, i am so glad and i am so proud become a part of big family of Gadjah Mada University.

Sunset in airport

Yogyakarta, 12 agustus 2017 So this is the end of my (another) journey Selalu ada alasan mengapa seseorang bepergian. Sering kali un...