Friday, July 1, 2011

Pilihan Obat Glaukoma

obat topikal pada glaukoma

tinjauan Farmakologis

Obat topical

Pilokarpin :

  • · obat golongan kolinergik, yang menurunkan TIO dengan menaikan keluaran cairan dari trabekulum meshwork. Kerjanya merangsang saraf parasimpatik, shg terjadi kontraksi m. longitudinalis ciliaris yang menarik taji sclera, akibatnya membuka trabekulum meshwork. Bisa juga menyebabkan kontraksi m. sfingter pupil shg pada glaucoma sudut tertutup akan terjadi miosis dan sudut menjadi terbuka.
  • · Kontraindikasi pada glaucoma akibat uveitis, glaucoma malignan, dan alergi.
  • · Efek samping : keratitis superfisialis pungtata, spasme otot siliar, miopisasi, ablasio retina, katarak, toksis thdp endotel kornea.
  • · Dosis : bingung nulisnya.. hhaa gak usah ya!! nanti aja tahun ke 3 atau pas koas, atau pas jadi dokter mata (kelamaan)

Epinefrin dan dipivefrin

  • · Bersifat simpatomimetik dan memacu reseptor alfa dan beta adrenergic, akibatnya menurun produksi akuos humor, and peningktan keluaran akuos humor lewat trabekulum meshwork (iyalah masa lewat ring road)
  • · Efek samping : hiperemis konjungtiva, midriasis sementara, alergi kelopak mata, hipertensi sistemik. Efeks amping dipivefrin lebing ringan.
  • · Kontraindikasi ; hipersensistif obat ini, pasien dengan sudut sempit (karena bisa menutup trabekulum meshwork dan menyebabkan glakkoma sudut tertutup akut)

Brimonidin

  • · Termasuk agonis adrenergic alfa-2 bekerja menurunkan TIO dengan menurunkan produksi akuos dan menaikan aliran uveosklera. Memiliki efek neuroprotektif (pada hewan coba)
  • · Kontraindikasi ; hipersensitif, pengguna monoamine oksidase inhibitor, depresi, insufisiensi serebral dan koroner (langsung inget anatomi -_-“), hipotensi ortostatik dan raynaud’s phenomenon
  • · Efek samping : krusta pada palpebra, rasa panas, mata merah, sakit kepala, mulut kering, penglihatan kabur (entah kabur kemana, di gondol kucing kali), lelah, pusing, alergi, dan gatal pada mata

  • Timolol Maleat

  • · Penyekat reseptor beta-2, dan menurunkan TIO dengan cara menurunkan produksi oleh corpus cilliaris. Merupakan penyekan bera-2 yang tidak selektif shg bekerja di jantung, dan menyebabkan bradikardi, menurunkan tekanan darah, dan bronkokonstriksi
  • · Efek samping : conjungtiviti, blefaritis, keratitism sensitifitas kornea ygmenurun, gangguan penglihatan, diplopia, ptosis.
  • · Kontraindikasi : alergi, kelainan b-2 reseptor

Betaxolol

· Penyekat beta-1 reseptor yang selektif. Aman untuk pasien asma, karena tidak menyebabkan bronkokostriksi

Latanoprost

  • · Analog prostaglandin dan menaikan aliran keluar uveosklera,, kerjanya mrelaksasikan m. siliaris dan mengganggu metabolism matriks ekstraseluler otot siliaris, sangat baik digunakan pada pasien glaucoma primer sudut terbuka, hipertensi okuli
  • · Kontraindikasi : glaucoma dengan tanda inflamasi, misal glaucoma uveitis, dan glaucoma neovaskular.
  • · Efeksamping : pigmentasi iris, edem macula kristod, hiperemis konjungtiva ringan, erosi kornea, pemanjangan bulu mata (cocok untuk yang suka pake mascara)

Travoprost

· Analog prostaglandin, efektivitas sama sepeti latanoprost, pokoknya mirip lah (trus knapa dibikin beda beda, bikin susah yang belajar aja -__-“

Unoproston

  • · Derivate pertama dari docosanoid yang analog prostaglandin, merupakan terapi glaucoma sudut terbuka dan hipertensi ocular. Meningkatka perfusi darah pada papiil saraf optic, juga bekerja sama seperti latanoprost
  • · Kontraindikasi : glaucoma infamasi, dan glaucoma neovaskular
  • · Efeksamping : iris pigmen, hiperemis, konjngtiva, iritasi, gatal, dan rasa terbakar

Bimatprost

  • · Merupakan bentuk kelompok prostaglandin yang unik dan mempunyai sifat seperti prostamid dan penurun TIO yang poten. Kerjanya meningkatkan aliran uveosklera dan trabekulum meshwork. Dapat digunakan pada pasien glaucoma sudut terbuka dan hipertensi ocular
  • · Kontraindikasi : pasien alergi prostamid
  • · Efeksamping : pigmentasi iris, iperemis konjungtiva, gatal, sakit, edem kelopak mata, dan sensasi benda asing

Dorzolamid

  • · Penghambar anhidrase karbonat bersifat hidrofilik. Merupakan derivate sulfonamide non bakteriostatik, ekerja dengan cara anhidrase karbonat pada badan siliat, memperlambat produksi bikarbonat menurunkan kadar natrium dan transport cairan shg produksi akuoshumor berkurang, baik untuk glaucoma sudut tertutup akut primer, atau sekunder, dan juga glaucoma sdut terbuka prmer atau sekunder.
  • · Efeksamping : gangguan indra pengecap, rasa terbakar dan gatal, hiperemis konjungtiva, mata kabur, keratitis pungtata superfisialis, bisa juga efek samping sistemik, alopesia anoreksia, diare, nyeri dada ISK, nyeri abdomen, de el el

brinzolamid

· Merupakan obat penghambat karbonat anhidrase seperti dorzolamide, tapi lebih minimal efeksamping nya..

Sekian aja deh, tambahannya, saya udah capek.. wkwkwk

Sunset in airport

Yogyakarta, 12 agustus 2017 So this is the end of my (another) journey Selalu ada alasan mengapa seseorang bepergian. Sering kali un...