Sunday, February 27, 2011

Sccf leadership camp : sebuah cerita di balik kepemimpinan


Pagi itu, sabtu 12 February 2011 kami bersebelas, saya, saeful, bayu, diaz, yasinta, rani, ari, tricu, via, rahma, dan nisa. Berkumpul pagi pagi, ya gak pagi banget sih.. untuk berangkat ke desa kebangsaan imogiri. Siingkat cerita, perjalanan kami itu berliku dan penuh halangan dan rintangan, ibarat kera sakti mencari kitab suci. Hahha

Di perjalanan, kami berbonceng boncengan naik motor(padahal saya ngarep ngikut naik bis aja) tapi alhasil saya mengendarai motor ke sana bolak balik, dengan asumsi akan pulang duluan besok siangnya. Disini berangkat, ari dan rani, tricu dan nisa, diaz dan yasinta, saya dan saeful, bayu, rahma, dan via menjadi raider sejati mengendarai motor sendiri2 melalui tanjakan dan tikungan. Di perjalanan yang terbilang cukup jauh sekitar 50an KM dari kampus kami tercinta UGM. Banyak sekali hal hal menarik yang terjadi, mulai dari parade motor (serasa genk motor gitu) trus saat memesuki wilayah jalan imogiri, ada tulisan plank di jalan “ daerah imogiri, kerajinan daerah : Kerajinan Kulit Pocong” haha kerjainan macem apa itu saya juga gakk tau pasti kerajinan macem pa, entah mengerikan atau cenderunf bagus untuk di pajang. Selain itu selama perjalanan yang aduhai jauhnya, rasa keram di pantat sudah lumayan terasa (jadi inget waktu kepantai sama nila, mera dan rina, itu pantat keramnya minta ampun, pegel). Sampai di daerah pegunungan, jalan yang dilalui makin berliku, dan menanjak, ari dan rani bawa motonya kayak kesetanan, sumpah ngebut banget, yasinta. Diaz dan bayu juga lumayan cepet, selalu didepan, entah mereka ngebut atau emang panggilan jiwa sebagai penunjuk jalan.. hhahaha

Di tengan perjalanan yang masih kian menanjak, motor yang dikendarai yasinta dan diaz mogok saat berada di tanjakan yang cukup terjal (gak kebayang kalo mundur) hipotesis saya adalah motornya keberatan bwa beban (haahha) tapi selidik punya selidik, pas berada di tanjakan itu yasinta memasang gigi 3 untuk menanjak,,, ya iya lah ya mogok. Hahaha untung gak jatoh tuh mereka, saya ipul dan rani yang melihat lumayan syok dan berjalan melambat (tapi gak berenti>> gak punya solidaritas.. wkwkw) . udah sih selama di jalan itu aja cerita anehhnya, dan cerita sisanya adalah beautiful view of nature… sumpah bagus banget pemandangan disana.

Sesaimppainya di camp desa kebangasaan, saya melihat beberapa ruangan, ada 3 bangsal, 2 kamar mandi, dapur, dan musshala. Pikiran saya lagsung tertuju ke mushala “ pasti yang cowo2 pada disuruh tidur di sana deh nanti malem “ hahaha. Ternyata tidak sodara sodara, kamu juga dapet bangsal buat tiduran.. wakaka dan 2 kamar mandi yang disediakan di khusukan untuk mandi para pria pria. Bukan untuk para gadis, para gadis disuruh mencari rumah warga untuk mandi.. “ ini baru kejadian langka” entah apa tujuan panitia yang jelas adalah kesempatan langka ini tidak bole di lewatkan.

Siang itu sampai malam ada 3 materi yang lumayan membuat kita nguap. Haha bilang saja capek.. materi pertama dari mas zaki kalo gak salah, beliau memberikan materi berupa.. berupa apa ya saya lupa.. aduh saya lupa … arrghh (panic). …. Setelah berjam jam mengingat.. teringarlah sedikit materi yang di berikan berupa peranan mahasiswa dalam membangun lembaga ilmiah. Isinya yang lumayan saya ingat bahwa seorang ketua belum tentu peminpin dan seorang pemimpin pasti bisa menjadi ktua. Ada beberapa tipe mahasiswa (kalo gak salah) umum, kaum professional, kaum loyalitas, dan leader. Mereka memiliki peranan masing masing dalam setiap lembaganya. Mas zaki juga mengajarkan untuk bisa memecahkan masalah “ klasik“ dalam lembaga, seperti pendannaan, kaderisasi, matinya jaringan, standar anggota pada umumnya. Yaa walau pun saya gak terlalu bergairah mengikuti sesi ini karena ngantuk sudah 3 hari tidur Cuma 12 jam (itu akumulasi selama 3 hari) dan juga lelah abis menjadi Honda raider selama perjalanan.. waaakakak, dank arena ikut acara ini saya jadi gak nonton kakak cantik farah quiin yang lezat. Maksdnya lezat masakannya. Diakhir sesi ini kami diajak untuk membuat focus grup discussion yang merupakan sharing dalam hal masalah lembaga dan penyelesainan serta protab perjalanan lembaga selama satu tahun kedepan mau membawa tema apa. Oh iya, sesi pertama ini kita belom banyak kenalan satu sama lain dari se-ugm. Jadi masih jaim gitu.. padahal aslinya.. ya taulah ya maklum remaja.. suka gatal –galau total dan ababil-menjadi abg labil. Hahah

Selesai sesi pertama saat ya istirahat sholat ashar, lumayan penyegaran dengan cuci muka dan menghadap sangkhalik.. masih lanjut dengan materi dari mas musta. Sekarang materinya sudah lumayan inget. Karena gak terlalu ngantuk. Isi materinya seputar renstra atau rencana strategis yang harus di miliki oleh lembaga akan berkembang kedepan. Kami di bagi menjadi 4 wilayah besar. Wilayah kepemimpnan, isinya ya para ketua lembaga dan sekjend. Wilayah ke dua adalah wilayah kaderisasi (yang isinya mayoritas wanita, katanya sih kan kaderisasi itu sebagai wilayah kelahiran generasi baru, kan wanita pnya rahim gitu) kata mba sastri. Wilayah ke 3 ada jaringan, dan wilayah ke 4 ada media dan keilmuan. Sedangkan saya sendiri masuk wilayah 5= wilayah kesenang senangan, kehedonisan dan wlayah kegalauan..wkaak. sebenarnya saya masuk wilayah jaringan entah karena apa. Padahal kerjaan saya Cuma sebagai penggembira saja.. hihihi…

Selesai berdiskusi kami semua melakukan persentasi tiap wilayah dan saya kebagian megangin kertas untuk persentasi (sungguh berguna sekali diri saya) dan arif dari teknik lah yang presentasi selama 5 menit. Dari wilayah kepemimpinan ada alfian dari SEF yang mempresentasikan, dan dari kaderisasi ada mba sastri dari GC(gama cendikia bukan galau cendikia), nah maaf untuk daerah keilmuan dan media, saya lupa yang presentasi.. haaha

Isi materinya klasik kok, seputar belum mapannya kaderisasi, belum mapannya jaringan tiap pergantian kepengurusan selalu mengulang dari awal, masalah pemimpin yang gak beres (ngasal) wakak, dan masalah kemapanan dan kemandirian lembaga dari segi keuangan.

Acara selesai dan mari kita lanjut solat magrib, lalu sesi bebas dan shalat isya, serta acara sharing bareng 4 rumpun serta semacam LPJ tiap rumpun dalam keberhasilan membangun comunikasi. Rumpunnya apa aja, saya lupa. Ada fakes, agro, hukum isipol, dkk, serta teknik dan mipa. Namanya lupa.. waakakka dan untuk tahun ini di fakes sendiri yang menjadi penanggung jawabnya adalah mba sari dari MSC (medical science club) atau yang biasa jadi plesetan orang2 mba sari club, mas saeful club, tapi MSC adalah tetap medical Science Club..

Acara berlangsung cukup meriah dan mengesankan, karena acara sudah malam. Semua terlihat semakin menggila, entah karena sudah kenal, atau sudah cape, atau memang obatnya habis.. entah kenapa semua orang mengenal say (PD banget) gak semua sih, almost All.. hahaha entah karena saya yang cute, imut atau memang auranya bagus “ aura kasih kalee– mari semua dansa dengan ku, dekap aku dan hangatkan ku dengan(lupa lirik lanjutanny) “ hahaha. Ya saya senang kalo keberadaan saya bisa mengisi kekosaongan hati mereka mereka dalam bentuk hiburan. Biar acara yang serius ini menjadi lebih menyenangkan..

Di akhir sesi ini ada pengumuman mengejutkan dari panitia “ bag para pria, dipersilahkan untuk mengambil kebutuhan tidur dan pindah kemushola sini untuk bobo bersama, karena jumlah wanita yang terlalu banyak dan membutuhkan tempat tidut” ternyata bangsal yang dari siang kami tempati lebih untuk tidur tiduran tadi sianga dan menyimpan barang saja.. tapi gpp.. memang dari awal saya sudah punya feeling untuk kejadian tidur di mushola.. tapi over all seru kok, mulai dari pembicaraan

“coba kelompok studi entomologi bisa menciptakan nyamuk penghisap lemak lah, biar kurus”, sampai finalnya sebuah pertanyaan keluar “ kalo wanita seksi mau tidur, apa yang harus ditutup rapat rapat?” saya bertanya sambil ngantuk2 dan sudah dalam posisi tiduran. Suasana sudah sepi karena sudah pada di alam barzah, eh alam mimpi.. trus ada yang menjawab “ ya bajunya lah” lalu saya menanggapi “ kalo mau tidur ya mata nya lah yang harus di tutup rapa rapat” hahah terus ereka semua pada ketawa. Ternyata mereka belom tidur. Tapi yang saya masih bingung mereka itu ketawa apa nya yang lucu ya?? ahahha entah lah aura kelucuan saya memang mengairahkan sebagian orang (bahsanya gak enak) ahha

hari itu selesai disitu, waktu kami tidur da kedinginan bersama di mushala, menikmati angin yang membelai sejuk dan cenderung dingin, sampai jumpa di cerita berikutnya!

Sunset in airport

Yogyakarta, 12 agustus 2017 So this is the end of my (another) journey Selalu ada alasan mengapa seseorang bepergian. Sering kali un...