Tuesday, November 26, 2013

Kuliah Kerja Nyata(nya)??

                   Mungkin itu judul yang cukup pantes buat postingan kali ini. Rasanya udah lama banget gak posting disini. Kali ini postingan akan menceritakan tentang kuliah kerja nyata alas KKN. Iya yang istilahnya sama kayak Korupsi Kolusi dan Nepotisme.

Everything in life is temporary, so it things are going good enjoy it because it wont last forever, and if things are going bad, don’t worry, it cant last forever too.

                Ditengah tengah masa pendidikan profesi kedokteran saya. Kampus mengharuskan saya untuk mengikuti kegiatan KKN yang “katanya” dan memang “nyatanya” wajib diikuti oleh semua mahasiswa kampus. Sebagian lain menganggapnya liburan, sebagian lain menganggapnya bencana. Saya pribadi menganggapnya sebagai kegiatan semi liburan. Bagaimana tidak, dari kegiatan perkoasan yang hampir setiap hari masuk jam 6.30, sekarang kami bisa bangun bahkan jam 8. Habis mandi langsung makan, karena disediakan bu dukuh yang super baik. Suasanya pedesaan yang menyenangkan, dinginnya alam, dan yang tak kalah penting adalah beberapa spot wisata di sekitar desa lokasi KKN. Alhamdulillah

                Dimasa masa KKN seperti ini juga lah saya bisa lebih memahami betapa nikmatnya KOAS yang dulu terasa sangat tidak nikmat. Namanya juga manusia. Hhaa. Kalau terlalu sibuk ya marah marah, nah pas lagi “agak” santai ini malah ingin sibuk. Alhamdulillah tema KKN saya adalah tentang Kesehatan Anak, dan gizi pada anak. Wah seru bukan? Cocok. Walhasil kegiatan KKN saya adalah mondar mandir posyandu. Total ada 52 posyandu balita dalam 1 bulan. Untung nya tim dari kedokteran ada 12 orang sehingga dari segambreng posyandu yang tersebar di 7 desa (setengah kecamatan berukuran 22x22 km) itu bisa dibagi cukup adil.
                Kalau mengingat betapa teman teman saya banyak yang mengeluhkan betapa tidak penting dan tidak serunya kegiatan ini. Saya sih berfikir lain. Sejauh ini KKN yang saya jalani terasa sangat menyenangkan. Keluar dari rutinitas yang membosankan. Jika di RS bertemu dengan orang sakit, sekarang saatnya menjajal kerja di komunitas, sebagai penyuluh, dokter pelayanan di puskesmas, seorang negosiator, dan pendidik. Bosan kan ketemu dengan orang sakit terus. Di posyandu saya bisa bertemu banyak balita lucu yang gemuk gemuk, contohnya Raqilla, mujid, dan adel.
Semua kembali ke pola pikir masing masing
                Saya rasa, factor teman dan factor tema serta lokasi sangat menentukan tingkat “keasyikan” suatu KKN. Contohnya teman saya yang di kepulauan seribu, nampaknya asik asik saja. Ya walau dengar dengar cerita disana susah air tawar, tapi mereka Nampak asik asik saja dan menyenangi semua kegiatan nya (yang saya dengar sih begitu dari twitter mereka. Kalau kita berfikir tidak asik ya semua akan terasa menyiksa selama 2 bulan KKN ini. Saya pribadi sampai saat ini sangat menyukai setiap detik kegiatan KKN saya di gunung kidul. Bukan karena wisatanya, tapi rasa kepuasan yang bisa diberiikan ketika saya bermanfaat bagi orang lain.
                Ada satu candaan yang cukup lucu bagi saya dalam kegiatan KKN ini. Kalau kalian semua pernah dengar program “jika aku menjadi” di sebuah stasiun TV swasta? Nah candaanya adalah begini “ duh kita bakal jadi artis ‘jika aku menjadi’ tapi tanpa make up, dan lebih lama”. Ya mungkin kalau di TV kita di make up dulu, trus disuruh melakukan kegiatan yang cukup ekstreme untuk cewek2 atau cowok2 kece, trus nangis nangis di ending nya, saya jadi membayangkan kalau saya begitu hhaa.. semoga nggak. Sejauh ini sih kegiatannya asik asik aja. Kerja bakti ya gitu2 aja. Bikin emping ya gitu juga (padahal hanya lihat) haha. Masak pake kayu bakar yang keliatnanya gampang padahal susah. Hhaa… sebuah pengalaman yang seru bukan. Satu lagi, di tempat KKN ini saya memiliki banyak waktu untuk membaca, nonton film, dan menikmati hidup tiap detiknya. Maybe its all about priority, and enjoy life.
                So akhir kata, nikmati setiap inci hidupmu, setiap detik kejadian di dalamnya, Everything in life is temporary, so it things are going good enjoy it because it wont last forever, and if things are going bad, don’t worry, it cant last forever too. J


Sunset in airport

Yogyakarta, 12 agustus 2017 So this is the end of my (another) journey Selalu ada alasan mengapa seseorang bepergian. Sering kali un...